MENU UTAMA

Friday, January 30, 2009

DAH JADI AYAH

Kawan, tanggal 19 januari 2009 yang lalu adalah puncak kecemasanku sebagai laki-laki. Bagaimana tidak, sepanjang hari senin itu aku hanya mondar-mandir di koridor rumah sakit. Beberapa kali juga aku harus berjalan cepat-cepat menuju laboratorium, membawa tabung kaca berisi darah dan urine. Beberapa kali juga aku seperti setrika kuningan berkepala ayam, menyaruk- nyaruk lantai koridor ruang bersalin dan apotik.seharian tak pernah puas menolehkan kepala hanya sekedar untuk memastikan suara yang terdengar, seperti sopir angkot tengak - tengok di perempatan ketika kucing- kucingan dengan polantas ketika menaikan penumpang. hhhuh.....

Tepat jam 18.15 wib, selepas sholat maghrib seiring dengung dzikir di mushola dekat rumah sakit, melalui pengeras suara, seorang perawat memanggilku untuk masuk ruang perawat. Perawat cantik, namanya (sorry) aku lupa...memintaku membawa handuk sambil mengabarkan anakku telah lahir.Wuiih...serrr rasa dadaku seperti kipas angin menemukan stop kontak listrik, kontan sejuk hatiku. istriku sehat, bayi laki-laki ku juga sehat kata perawat.Alhamdulillah...jadi ayah juga.

Ada banyak alasan yang membuat hatiku kebat - kebit kayak lampu teplok kurang minyak sebelumnya. Salah satunya, seorang dokter spesialis kandungan tempat istriku memeriksakan kehamilannya memvonis istriku terkena pre-eclampsia atau keracunan kehamilan. Siapa yang nggak ngeri kalau dokternya waktu itu bilang pre-eclampsia menjadi penyebab kegagalan melahirkan lebih dari 50% persalinan yang artinya ada kemungkinan istriku yang meninggal atau bayiku meninggal saat persalinan.Dokter memberikan rujukan untuk bed rest selama beberapa hari di rumah sakit, itupun mesti di ruang pavilyun supaya mendapatkan penanganan maksimal. (Maaf dok, waktu itu kami abaikan saran anda)

Pulang dari tempat praktek dokter langsung tancap gas, kami mengacak acak internet, salah satunya saya tanya ke embah google dengan memasukan key word pre-eclampsia. Di salah satu situs yang kami kunjungi ada yang menjelaskan pre-eclampsia merupakan keracunan kehamilan yang sampai saat ini masih belum diketahui pasti penyebabnya dan kebanyakan terjadi pada kehamilan pertama pada usia tujuh bulan. hanya saja beberapa situs yang mengandung kata kunci pre-eclampsia menjelaskan mengenai gejala- gejalanya. Seperti tensi tinggi, kaki bengkak, pusing nyeri ulu hati dan urine mengandung albumin (+ + +). waktu itu kebetulan istriku memang tensinya tinggi. Beberapa kali kontrol tensi darahnya mencapai 140/90 dan albumin (+).

yang dikhawatirkan jika si calon ibu sampai koma, resiko kematian akan semakin tinggi karena terjadi pendarahan pada otak (cerebral hemorrhage) akibat penyempitan pembuluh darah sehingga otak dipenuhi cairan (cerebral adema).Banyak beristirahat dan mengonsumsi makanan dengan pola seimbang dan banyak asupan vitamin folic acid cukup membantu untuk meredam bahaya keracunan kehamilan ini.

Kembali kerumah sakit, pada hari istriku mau melahirkan, tensi darahnya mencapai 170/110 gila, albumin jadi (+ + +) edan.. makin tergerus hatiku, apalagi para suami tidak diperkenankan untuk mendampingi istrinya yang berjuang mengeluarkan orok. Satu kalimat mengantarkan istriku menaiki ranjang persalinan," jeng ikhlaskan semuanya, serahkan pada kuasa Nya", kupegang erat tangannya, kuusap keningnya tapi aku lupa menciumnya. Aku di luar ruangan, menghampiri bangku- bangku yang tertunduk lesu Beberapa kali bibir ini tanpa sadar berucap "tiada kekuatan selain engkau ya Allah, selamatkan istri dan bayiku. Nak, bantu bunda ya nak"

Alhamdulillah, bayi laki-laki mungil dengan berat 2.750 gram dan panjang 45 cm telah lahir, rambutnya lebat malah sudah menutupi daun telinganya, keningnya lebar mirip jidatku, bibirnya khas mirip oomnya oooeeey....eee...Lelaki kecil yang aku harapkan akan menjadi penerang dalam setiap perubahan itu aku beri nama BHRE RAHDANA al MAGHRIBY LINTANG REVOLUSI. Bhre rahdana yang lahir ba'da maghrib laksana bintang penunjuk arah bagi orang -orang yang berada dalam kegelapan yang hendak menuju perubahan. yaa perubahan adalah revolusi sama dengan hijrah. Bukankah Muhamad SAW nabi kita berhijrah dari Mekkah ke Madinah untuk kelangsungan dakwah dan kehidupan kaum muslimin di bulan Muharam?

Bhre, lelaki kecilku lahir bertepatan dengan tanggal 23 muharam tahun 1430 hijriyah.uuaagh... tidur ya sayang yaa.

Lanjut......

Saturday, January 3, 2009

LUPA KUNCI RUMAH

suatu ketika, saat kita meninggalkan rumah, kita pastikan semua pintu dan jendela terkunci. kran air dan listrik yang tidak terpakai dalam kondisi mati, begitu juga dengan kompor sudah yakin padam. Pokoknya sudah pasti save- lah untuk standard keamanan. dompet sudah terisi ATM dan identitas pribadi. begitu juga uang tunai juga sudah ada ya.... meskipun isinya relatiflah....pendek kata yang mau pergi tinggal werrrr....eeeehh pas pulangnya tahu-tahu mau buka pintu rumah kuncinya nggak ada, padahal tidak seorang pun yang tahu kita naruhnya dimana...yaa sama, waktu itu lagi maleees banget nulis di blog, alasanya kerjaan lagi padat, lagi numpuk, lagi dikejar deadline dan sembilan ratus tujuhpuluh alasan lainnya. Nah,... pas kepingin apload eeeh tahu-tahu bukan tempe. maksudnya mau login lupa tuh paswordnya. yaa meskipun lupa pasword sebetulnya juga bisa minta bantuan google account. eh ternyata internet di rumah kalo pas di pake buka blog kok yaaa ndak bisa login sama sekali.

Ibarat orang kehilangan kunci rumah tadi, mau dobrak pintu, sayang kalo pintunya rusak, mau diam sambil ngingat-ingat dimana kuncinya kok ya kayak orang asing di teras rumah. Tapi syukurlah, malam ini kok ya sudah bisa di buka pintunya. bahkan bukan hanya pintunya saja tapi semuanya, jendelanya juga bisa ...uiiih senengnya hati.Eh... kawan kalo mampir kesini sekalian masuk aja ke kamar samping diperpustakaan, ada cerpen baru lho, boleh kok dibaca.



Lanjut......

Monday, October 1, 2007

OHH HALAMAN DEPANKU...



WHEEE, kenapa halaman depanku kok cuma nongol separuh. ada yang kacau di HTMLnya. masalah yang belum bisa ku perbaiki ... hayooo siapa bisa bantu aku. aku udah coba cari masalahnya belum ketemu juga ...tolongin dong..

Lanjut......

Friday, July 13, 2007

Kawan, Dua Sayap Kecil itu Mulai Tumbuh...

Sepasang sayap kecil Garuda merah putih memang sudah tumbuh. Seiring dengan kemenangan pertama dilaga pembuka grup D saat mengalahkan bahrain dengan skor 2-1.Ekspektasi yang tinggi juga tengah bergantung di leher Garuda merah putih, harapan dan doa menggumam di segenap penjuru. Namun ternyata rasa pesismis itu juga masih menghantui perasaan kita. Yaa,... Arab Saudi silangganan piala dunia yang akan kita hadapi malam nanti(14 juli 2007). Selama ini belum sekalipun kemenangan bisa kita raih disemua event di sepanjang 25 tahun terakhir ini. sejarah seperempat abad kita menjadi pecundang, bisakah kita merubah dalam waktu semalam?

Setiap sudut Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, akan memerah. teriakan pembangkit semangat akan menggema, saat Garuda Merah Putih memasuki gelanggang termegah di bumi pertiwi ini. Jutaan pasang mata akan melotot menyimak laga yang sangat penting ini. apa lagi Sang RI 1 juga berjanji akan meluangkan waktu menyimak penampilan Budi Sudarsono dan kawan-kawan. Satu asa satu rasa semua ingin menjadi saksi saat sejarah mulai berubah. Dan tanda-tanda itu juga sudah di mulai saat negara- negara tetangga seperti halnya Thailand dan Vietnam yang begitu perkasa membalikan semua anggapan dan prediksi pengamat sepakbola.

Jejak itu sudah terlihat, bahkan semakin terang, hanya saja sayap yang baru tumbuh itu apakah akan mampu melewati samudra sejarah yang sudah terbentang selama seperempat abad? kepaknyapun juga belum terasa benar, tenaganya masih lemah, jangkauanya juga masih belum seberapa, tapi kapanlagi kalau bukan sekarang? (seperti semboyan sebuah situs berita dalam negeri).

Semua orang tahu dan kita akan mengantarnya menuju gerbang perubahan. yaa perubahan catatan sejarah, seperempat abad selalau menjadi pecundang saat berhadapan dengan Arab Saudi. Nanti malam adalah saat yang tepat untuk menunjukan kepada dunia bahwa kita ada. Beri perlawanan, kalahpun jutaan orang akan memakluminya, asalkan kita juga bisa membalas membuat gol kegawang lawan dan tidak menjadi lumbung gol seperti yang sudah-sudah di masa lalu.

Modal untuk itu kita sudah punya. Tahun 2004 kita kalahkan Qatar dengan 2-1 saat piala asia di gelar di Cina. Empat tahun sebelumnya di Lebanon Garuda Merah Putih juga menorehkan sejarah dengan menahan imbang tim favorit juara Kuwait dengan skor 2-2. Tahun ini di kandang kita Bahrain yang selama ini selalu perkasa kita beri pelajaran dengan 2-1. Itu artinya kita semakin memahami titik lemah sepakbola khas jazerah arab. Meskipun kualitas Arab Saudi di atas keduanya, namun hampir tidak berbeda gaya yang di tampilkan. kita bisa meredamnya dengan konsentrasi dan permainan bola-bola pendek satu dua sentuhan dan mengandalkan kecepatan para kurcaci di lini tengah.
INDONESIA SEDANG MENANTIKAN HASIL DARI KERJA KERAS PARA MIDAS.

Lanjut......
 

MENU UTAMA: